22

Berawan

Sabtu, 31 Januari 2026 04:00

Wajah Baru Kota Bengkulu! Belungguk Point Resmi Diresmikan, Ribuan Warga Padati “Malioboro-nya” Bumi Merah Putih
0 Likes
381 Views
Berita  Pariwisata

Wajah Baru Kota Bengkulu! Belungguk Point Resmi Diresmikan, Ribuan Warga Padati “Malioboro-nya” Bumi Merah Putih

BENGKULU, CARIBENGKULU.COM – Halo adik sanak sahabat Cari Bengkulu! Kabar gembira datang dari jantung Kota Bengkulu. Penantian panjang masyarakat akan hadirnya ruang publik yang modern, estetik, dan ramah keluarga akhirnya terbayar lunas.

Pada Sabtu malam (27/12/2025), kawasan Belungguk Point resmi dibuka dan langsung menjadi magnet baru bagi warga Kota Bengkulu. Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati kawasan Jalan S. Parman, mulai dari Simpang Lima hingga Simpang Skip, untuk menjadi saksi sejarah peresmian ikon wisata anyar ini.

Atmosfer Meriah dan Kedekatan Pemimpin

Suasana peresmian terasa begitu hangat dan penuh euforia. Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, bersama Wakil Wali Kota Ronny P.L. Tobing dan jajaran Forkopimda, memilih berjalan kaki menyusuri jalur pedestrian untuk menyapa langsung adik sanak yang hadir.

Sepanjang perjalanan, sorak-sorai warga menggema. Teriakan “Pak Dedy, Pak Dedy! Walikota kito nian!” terdengar bersahutan, menunjukkan antusiasme warga yang tinggi. Tak sedikit yang berebut untuk bersalaman dan berswafoto dengan orang nomor satu di Kota Bengkulu tersebut. Usai berjalan kaki, rombongan melanjutkan peninjauan menggunakan sepeda listrik, menambah kesan modern dan ramah lingkungan pada acara tersebut.

Konsep Unik: Malioboro-nya Bengkulu

Dalam sambutannya, Wali Kota Dedy Wahyudi menegaskan bahwa Belungguk Point dirancang bukan sekadar trotoar biasa. Kawasan ini digadang-gadang menjadi landmark setara dengan kawasan legendaris di kota besar lainnya.

“Belungguk Point ini adalah Malioboro-nya Bengkulu atau Braga-nya Bandung. Di sini masyarakat bisa berbelanja sekaligus menikmati berbagai kuliner yang tersedia,” ujar Dedy dengan bangga.

Nama "Belungguk" sendiri diambil dari bahasa asli Bengkulu yang berarti "berkumpul". Filosofi ini diterjemahkan ke dalam desain arsitektur yang kental akan kearifan lokal. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah pembatas jalan (bollard) yang berbentuk alat musik Dol.

“Belum pernah ada di Indonesia bahkan dunia yang pembatas jalannya menggunakan simbol Dol, hanya ada di sini,” tambah Dedy. Selain itu, motif Batik Besurek dan simbol Bunga Rafflesia turut menghiasi jalur pedestrian, dipercantik dengan tata cahaya artistik berkonsep "Memandikan Cahaya" yang membuat kawasan ini sangat instagramable di malam hari.

Sinergi Pemprov dan Pemkot untuk Ekonomi Kerakyatan

Peresmian ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu. Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, yang turut hadir, secara simbolis menyerahkan bantuan operasional berupa kursi dan meja portabel kepada Pemkot Bengkulu.

“Atas nama Gubernur dan Pemerintah Provinsi Bengkulu, kami terus mendukung kemajuan daerah dengan ikut berpartisipasi. Apalagi kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian Bengkulu,” tegas Mian.

Kawasan ini menampung sekitar 200 pelaku UMKM yang telah ditata rapi. Tidak hanya menyediakan tempat, pemerintah juga mendorong digitalisasi ekonomi. Transaksi di Belungguk Point didorong menggunakan QRIS, dan sistem parkir pun direncanakan akan beralih ke digital ke depannya.

Kuliner Aman, Hati Tenang

Bagi adik sanak yang hobi kulineran, tidak perlu khawatir soal kebersihan. Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu telah turun tangan memastikan keamanan pangan di Belungguk Point.

Pada malam peresmian, petugas BPOM bersama Saka POM melakukan uji cepat terhadap 40 sampel makanan secara acak, mulai dari jajanan mi, bakso, hingga minuman es. Kepala BPOM Bengkulu, Kodon Tarigan, melalui Petugas Infokom Yunika Sary, menyampaikan hasil yang melegakan.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel memenuhi syarat dan dinyatakan aman untuk dikonsumsi, bebas dari Boraks, Formalin, maupun pewarna tekstil berbahaya,” ungkapnya. Ini menjadi jaminan bahwa wisata kuliner di Belungguk Point tidak hanya enak, tapi juga sehat.

Pesta Rakyat yang Inklusif

Kemeriahan malam itu semakin pecah dengan hadirnya empat panggung hiburan yang menyajikan pesta budaya inklusif. Mulai dari atraksi kolosal 500 pemain Dol dari 20 sanggar seni yang menggetarkan Belungguk Point Stage, hingga penampilan band legendaris Cholesterol yang membius penonton.

Tak hanya budaya tradisional, anak muda juga diberi ruang berekspresi. Di Juanda Stage terdapat live mural painting dan stand up comedy, sementara Bagarhiu Stage memanjakan pecinta musik distorsi dan komunitas jejepangan (wibu). Bagi pecinta musik elektronik, Lempok Stage menghadirkan parade DJ yang mengajak pengunjung berdansa.

Ke depannya, Pemkot Bengkulu merencanakan kegiatan rutin setiap pekan di kawasan ini, termasuk Car Free Night, guna menjaga geliat ekonomi dan kreativitas warga.

Jadi, tunggu apa lagi adik sanak? Yuk, ajak keluarga dan teman-teman belungguk (berkumpul) di Belungguk Point! Mari kita jaga kebersihan dan fasilitas yang sudah dibangun ini bersama-sama.

(Tim Redaksi CariBengkulu.com)

Label Postingan
Kategori Lainnya
Berita Lainnya
Sektor Lainnya
0 Comments