
Wajah Baru Panorama 2026: Jalan Lega, Trotoar Cantik, dan Janji Pasar yang Lebih Representatif bagi Masyarakat
Halo, Adi Sanak Sahabat Cari Bengkulu!
Pernahkah Adi Sanak merasa enggan ke Pasar Panorama karena macet dan semrawut? Kabar baik untuk kita semua, di awal tahun 2026 ini, wajah pusat ekonomi rakyat tersebut mulai berubah drastis. Tidak ada lagi "drama" kejar-kejaran antara petugas dan pedagang. Yang ada kini adalah sinergi untuk Bengkulu yang lebih tertata.
Sejak Senin (19/01/2026) hingga Rabu (21/01/2026), Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melakukan gebrakan besar melalui penataan kawasan Pasar Panorama. Langkah ini bukan sekadar penertiban biasa, melainkan upaya serius mengembalikan hak pengguna jalan dan menciptakan pasar yang representatif.
Gerakan "Cat Semprot" dan Kesadaran Mandiri
Penataan dimulai dengan Apel Gabungan pada Senin pagi yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari Satpol PP, Dinas PUPR, Dishub, hingga pihak PLN dan unsur kecamatan. Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Alex Periyansyah, menegaskan bahwa pendekatan kali ini adalah pembinaan, bukan sekadar penindakan.
Langkah konkret terlihat pada Rabu (21/01), saat Dinas PUPR yang dipimpin langsung oleh Kadis Noprisman menurunkan tim teknis untuk mengukur ulang batas Garis Sempadan Bangunan (GSB) dan Garis Sempadan Pagar (GSP).
"Bangunan atau lapak yang melewati batas langsung kami beri tanda cat semprot. Ini peringatan visual agar pemilik usaha tahu batas wilayahnya dan bisa menyesuaikan secara mandiri," jelas Noprisman.
Uniknya, ketegasan ini disambut dengan kooperatif. Sebagian besar pedagang di Jalan Salak dan sekitarnya memilih membongkar lapak mereka sendiri sebelum petugas turun tangan. Kasatpol PP, Sahat Marulitua Situmorang, mengapresiasi hal ini. "Kami hadir bukan sebagai musuh, tapi mitra. Bagi pedagang yang kesulitan membongkar, anggota Satpol PP siap membantu mengangkat barang-barang mereka," ujarnya.
Suara Hati Pedagang: Kooperatif Meski Was-was
Di tengah deru perubahan ini, suara pedagang tetap didengar. Nengsih, salah satu pedagang di lokasi, mengaku pasrah dan memilih membongkar lapaknya sendiri demi mematuhi aturan.
"Saya bongkar sendiri, Pak. Kami ikut aturan saja," ungkap Nengsih. Meski kooperatif, ia tak menampik adanya kekhawatiran. "Sebenarnya masih bingung kalau harus masuk ke dalam (gedung pasar), takutnya pembeli sepi kalau di dalam," tambahnya jujur.
Kekhawatiran ini menjadi catatan penting bagi pemerintah untuk memastikan bahwa bagian dalam pasar juga nyaman dan ramai pengunjung setelah penertiban ini selesai.
Walikota Dedy Wahyudi: "Selanjutnya, KZ Abidin!"
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, yang memantau langsung perkembangan ini menyampaikan rasa syukurnya. Menurut Dedy, penataan ini adalah respon atas keluhan masyarakat yang selama ini terganggu oleh penyempitan jalan akibat aktivitas dagang di bahu jalan dan trotoar.
"Alhamdulillah, pedagang membongkar sendiri lapaknya. Sekarang jalan sudah terlihat lebih luas dan lapang. Kita ingin pasar ini representatif," tegas Dedy.
Dedy juga membocorkan rencana besar berikutnya. Setelah Panorama beres, target selanjutnya adalah kawasan Jalan KZ Abidin I dan II.
Kawasan PTM & Mega Mall: Pedagang akan diarahkan masuk ke gedung, dan trotoar akan dipercantik dengan pemasangan lampu hias.
Pusat Kuliner (Samping Telkom): Akan ditata ulang agar lebih rapi, bersih, dan menjadi wisata malam yang "hidup" dan semarak.
Harapan Baru untuk Kota Bengkulu
Penataan Pasar Panorama di Januari 2026 ini menjadi bukti bahwa ketertiban bisa dicapai tanpa kekerasan. Dengan trotoar yang akan segera dipercantik oleh Dinas PUPR dan jalanan yang kembali fungsinya, Pasar Panorama diharapkan tak lagi hanya menjadi tempat transaksi jual beli, tapi juga ruang publik yang nyaman bagi seluruh warga kota.
Mari kita dukung terus perubahan positif ini. Pasar rapi, rezeki pedagang lancar, dan Adi Sanak pun belanja dengan nyaman!
Penulis: Tim Redaksi CariBengkulu.comSumber: Rangkuman Liputan Lapangan & Rilis Resmi Pemkot BengkuluKata Kunci: Penertiban Pasar Panorama, Walikota Dedy Wahyudi, Berita Bengkulu Hari Ini, Satpol PP Kota Bengkulu, Tata Ruang Bengkulu.


0 Comments