
Resmi Masuk Kalender Nasional KEN, Ini Jadwal Lengkap dan Hiburan Menarik di Festival Tabut 2026!
BENGKULU, CariBengkulu.com– Sepanjang sepuluh hari ke depan, langit di atas kawasan Sport Center Pantai Panjang, Kota Bengkulu, akan terus diwarnai pendaran cahaya dan gemuruh alat musik Dhol yang membelah malam. Kebanggaan luar biasa kini tengah dirasakan oleh seluruh masyarakat Bumi Rafflesia. Pasalnya, perhelatan akbar Festival Tabut 2026 kembali sukses mengukuhkan posisinya dalam daftar bergengsi Kharisma Event Nusantara (KEN) yang dikurasi langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia.
Bagi Adik sanak sahabat Cari Bengkulu, masuknya Festival Tabut ke dalam kalender pariwisata nasional bukanlah sebuah kebetulan. Tahun ini, Tabut tidak lagi sekadar hadir sebagai ritual keagamaan dan sejarah monolitik yang sunyi, melainkan telah bermetamorfosis menjadi sebuah mega-event yang adaptif, inklusif, dan menjadi etalase multikultural nusantara.
Dari Ritual Suci Menjadi Etalase Toleransi
Penyelenggaraan Tabut 2026 menyajikan sebuah lanskap yang sangat memukau secara sosial. Di arena ini, sekat-sekat etnis dan latar belakang melebur menjadi satu harmoni. Coba bayangkan, di tengah kentalnya nuansa tradisi perkabungan Karbala yang dibawa oleh keturunan India-Sipai ratusan tahun silam, panggung utama Tabut tahun ini juga dimeriahkan oleh atraksi memukau dari Perkumpulan Cina Guangfu.
Tidak hanya itu, nilai inklusivitas benar-benar dijunjung tinggi. Melalui inisiatif lembaga pendampingan, anak-anak penyandang disabilitas turut difasilitasi untuk berpartisipasi dan menikmati festival ini dengan aman. Festival Tabut 2026 membuktikan bahwa ruang publik di Bengkulu adalah ruang yang ramah, bermartabat, dan merangkul semua golongan.
Daya Ungkit Triliunan Rupiah untuk Ekonomi Kerakyatan
Selain pesta budaya, Tabut adalah napas bagi perekonomian rakyat. Dengan target fantastis mencapai 250.000 kunjungan wisatawan dari berbagai daerah, perhelatan sepuluh hari ini diproyeksikan mampu mencetak perputaran uang hingga Rp25 miliar!
Angka ini bukan sekadar statistik di atas kertas. Injeksi dana miliaran rupiah ini langsung mengalir menghidupi para pedagang kaki lima, pengrajin lokal, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga sektor perhotelan dan transportasi. Bahkan, Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Gubernur Helmi Hasan telah menyiapkan strategi lanjutan pasca-Tabut, yakni meluncurkan event serupa bertajuk "Semarak Merah Putih" yang akan berkeliling memutar roda ekonomi di seluruh kabupaten penyangga se-Provinsi Bengkulu.
Catat! Ini Narasi Jadwal Lengkap Festival Tabut 2026
Bagi Adik sanak yang berencana menghabiskan waktu sore atau malam hari di Sport Center Pantai Panjang, arena festival telah dikurasi dengan begitu apik, memadukan hiburan modern, kesenian tradisional, hingga rekreasi rakyat.
Mari kita simak panduan lengkapnya agar tidak ada momen spektakuler yang terlewatkan:
Jumat, 19 Juni 2026 – Mengapresiasi Seni Daerah Sore hari (15.30 WIB) akan diisi oleh pertunjukan seni dari berbagai kontingen Kabupaten/Kota se-Bengkulu, disusul Gelar Tari dari mahasiswa Universitas Bengkulu (17.00 WIB). Malamnya (19.30 WIB), panggung utama akan memanas dengan perlombaan Tari Kreasi Tabut yang selalu dinanti.
Sabtu, 20 Juni 2026 – Bergerak dan Berbudaya Mulai hari dengan Senam Pagi Ekosistem Komunitas (06.00 WIB). Sore harinya (15.00 WIB), nikmati keanggunan penari dari sanggar Lenggang Cantik dan Bundo Kanduang. Perlombaan Tari Kreasi Tabut akan kembali berlanjut pada malam hari (19.30 WIB).
Minggu, 21 Juni 2026 – Hari Keluarga dan Toleransi Bawa anak-anak Anda di pagi hari (09.00 WIB) untuk mendengarkan Kompetisi Dongeng Budaya Lokal. Sore hari (15.30 WIB) berlanjut dengan Pentas Ceria Sanggar EFRAM, disusul atraksi luar biasa dari Perkumpulan Budaya Tionghoa (Cina Guangfu) pada 16.00 WIB. Tutup akhir pekan dengan rileks menikmati Live Band Performance di panggung utama pada pukul 19.30 WIB.
Senin, 22 Juni 2026 – Sastra dan Rekreasi Malam Bagi pecinta literasi, nikmati Eksibisi Komunitas Sastra Senja pada 15.30 WIB. Malam harinya (19.30 WIB), bersiaplah dihibur oleh permainan rakyat tradisional ikonik, "Ikan-Ikan".
Selasa, 23 Juni 2026 – Ekspresi dan Tradisi Terang Sore hari akan diwarnai Tari Ekspresif dari Sanggar Seni Muaro Bungo (15.30 WIB) dan gemerlap Fashion Show Lamode (17.00 WIB). Pada pukul 19.30 WIB, area akan diterangi oleh parade kesenian "Ikan-Ikan dan Telong-Telong" yang ikonik.
Rabu, 24 Juni 2026 – Malam Puncak Keindahan Diiringi alunan syahdu Resital Musik Melayu SAHAYE (18.30 WIB), malam ini adalah puncak dari segala keindahan visual. Tepat pukul 19.30 WIB, prosesi Tabut Bersanding digelar. Belasan menara Tabut Sakral dan Tabut Pembangunan akan disejajarkan di lapangan terbuka, memamerkan keindahan arsitektur dan kilau lampunya.
Kamis, 25 Juni 2026 – Eksodus Sang Tabut Pukul 08.00 WIB pagi, jalanan akan menjadi saksi arak-arakan kolosal terbesar tahun ini. Seluruh Tabut diarak bersatu menuju rawa pemakaman Karabela dalam prosesi Tabut Tebuang, sebuah ritual pembuangan segala energi negatif ke bumi.
Jumat, 26 Juni 2026 – Penutupan Manis Festival ditutup dengan Bazaar Penutupan dan evaluasi di pagi hari (08.30 WIB), menandai berakhirnya pesta rakyat terbesar ini.
Jangan biarkan kemeriahan ini berlalu begitu saja! Ajak keluarga, kerabat, dan teman-teman untuk hadir, menikmati sajian budaya, dan pastikan kita semua jajan produk UMKM lokal. Karena dengan datang dan berbelanja, Adik sanak turut serta membangun ekonomi dan melestarikan budaya Bengkulu yang kita cintai.


0 Comments